Begini Strategi Kemenag Agar Jemaah Haji Lansia Lancar Beribadah di Tanah Suci

Petugas haji memberikan layanan kepada jamaah haji di Masjid Nabawi.

Jumat, 5 Mei 2023 – 22:07 WIB

VIVA Nasional – Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag tahun ini mengangkat tagline Haji Ramah Lansia. Sejumlah persiapan dilakukan, salah satunya dengan menguatkan petugas layanan jemaah lansia.

Setelah tertunda karena pandemi, jemaah haji lansia tahun ini meningkat signifikan. Jumlahnya mencapai 67.000 atau sekitar 30 persen dari total kuota jemaah haji Indonesia.

“Kami telah siapkan langkah mitigasi layanan jemaah lansia. Apalagi, tidak adanya pendamping jemaah lansia dan penggabungan mahram,” terang Direktur Bina Haji, Arsad Hidayat pada acara Identifikasi dan Pemetaan Masalah Haji di Palembang, Selasa 3 Mei 2023.

“Sejumlah inovasi telah disiapkan, termasuk menyiapkan struktur khusus dalam organisasi Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) tahun ini,” sambungnya.

Direktur Bina Haji, Ditjen Penyelenggara Haji dan Umrah, Kemenag, Arsyad Hidayat

Direktur Bina Haji, Ditjen Penyelenggara Haji dan Umrah, Kemenag, Arsyad Hidayat

Nantinya, lanjut Arsad, ada Kepala Bidang Pelayanan Lansia dan Disabilitas, yang akan dibantu Kepala Seksi di setiap kantor daerah kerja (Daker). Di setiap sektor wilayah juga disiapkan 10 petugas haji ramah lansia yang siap melayani jemaah setiap saat.

“Hal ini kami susun, mengingat jemaah haji lansia yang berangkat tahun ini meningkat secara signifikan 30 persen dari kuota. Ini tentu membutuhkan perhatian khusus dari semua pihak, khususnya pemerintah yang berkewajiban melindungi dan melayani jemaah hajinya,” lanjut Arsad.

Halaman Selanjutnya

Proses persiapan lainnya adalah menyiapkan buku panduan manasik haji dan umrah ramah lansia. Buku ini akan menjadi panduan dalam pelaksanaan manasik jemaah lansia, baik di Kankemenag Kabupaten/Kota maupun Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan.

img_title

Sumber: www.viva.co.id