Dalih Polisi Klaim Pengamanan Pertandingan PSIS Berujung Ricuh Sesuai Prosedur

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy.

Sabtu, 18 Februari 2023 – 16:23 WIB

VIVA Nasional – Polda Jawa Tengah mengklaim kalau proses pengamanan pertandingan antara PSIS Semarang melawan Persis Solo di Stadion Jatidiri sudah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) walau sempat ada ricuh polisi dengan suporter.

Pengerahan personel dan tindakan kepolisian diamini telah sesuai ketentuan. Hal ini diungkap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Tengah, Komisaris Besar Polisi Iqbal Alqudusy. Ketika proses pengamanan, diakui pihaknya menerapkan tiga lapis penyekatan.

Ribuan pendukung PSIS Semarang dihadang di depan pintu Stadion Jatidiri Semarang

Ribuan pendukung PSIS Semarang dihadang di depan pintu Stadion Jatidiri Semarang

“Kami sudah melakukan tiga penyekatan,” ucapnya kepada wartawan, Sabtu 18 Februari 2023.

Dia menjelaskan perihal pola penyekatan dalam laga itu jelang kericuhan terjadi. Penyekatan pertama ada di pertigaan Akademi Kepolisian (Akpol) arah masuk Jalan Semeru. Menhelang laga, massa disebut mulai nampak. Pada penyekatan kedua depan Alfamart Telaga Bodas arah Stadion Jatidiri, suporter semakin meningkat di penyekatan.

Pada penyekatan terakhir, di kawasan Stadion Jatidiri, petugas menggunakan pengeras suara guna membubarkan massa. Pihaknya pun diklaim telah negoasiasi menggunakan polwan dan pihak PSIS tapi, massa tidak membubarkan diri. Iqbal mengatakan, massa suporter malah memaksa masuk ke area Stadion. Polisi akhirnya melakukan tindakan sesuai dengan SOP yang ada.

Halaman Selanjutnya

“Penggunaan gas air mata adalah opsi terakhir setelah semua penyekatan tidak mampu membendung massa,” katanya.

img_title

Sumber: www.viva.co.id