Polisi Pesan agar Masyarakat Tidak Menyerahkan Kendaraan ke Debt Collector

Jumat Curhat bersama Kapolresta Serang Kota

Jumat, 17 Februari 2023 – 22:25 WIB

VIVA Nasional – Masyarakat mengadukan banyak hal ke polisi, saat Kapolresta Serkot menyambangi kantor Kelurahan Panggung Jati, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten. Setidaknya ada dua hal utama yang mereka perbincangkan dalam Jumat Curhat itu, yakni isu penculikan anak yang beredar di media sosial (medsos), serta perampasan kendaraan bermotor oleh oknum tertentu yang biasa disebut mata elang (matel) alias debt collector.

Untuk kasus penculikan anak yang beredar di berbagai platform medsos, polisi meminta masyarakat untuk memastikan dahulu kebenarannya ke polisi atau TNI terdekat. Agar informasi hoaks itu tidak disebarkan lagi dan meresahkan masyarakat.

Jumat Curhat bersama Kapolresta Serang Kota

Jumat Curhat bersama Kapolresta Serang Kota

“Sebelum kita mengetahui hal itu secara nyata, kita tanya dulu ke petugas, supaya kita jangan mudah menshare hasil di medsos itu ke masyarakat, hingga akhirnya berkembang yang kurang baik,” ujar Kasat Binmas Polresta Serkot, Kompol Eddi Susanto, ditemui di lokasi, Jumat (17/02).

Kompol Eddi Susanto memastikan hingga saat ini, belum ada kasus penculikan anak di wilayah hukum Polresta Serkot, yang membawahi seluruh Kota Serang serta enam kecamatan di Kabupaten Serang.

Sedangkan yang beredar luas di medsos, merupakan kejadian lama dan belum tentu berada di wilayah hukum Polresta Serang Kota (Serkot).

“Khususnya di wilayah Polresta Serkot, secara nyata belum ada kasus penculikan anak, yang muncul di medsos itu kan karena memang kejadian lama yang di ulang-ulang. Polisi di sini menghimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya, dengan adanya isu tersebut,” terangnya.

Halaman Selanjutnya

Kemudian mengenai perampasan kendaraan bermotor yang menunggak pembayaran kredit, serta diincar oleh mata elang (matel), perilaku tersebut tidak dibenarkan secara hukum.

img_title

Sumber: www.viva.co.id