Puncak Arus Balik Gelombang Pertama, Tol di Semarang Sudah Ramai Sejak Pagi

Arus kendaraan mulai ramai sejak pagi di GT Banyumanik Semarang yang menjadi pintu masuk tol menuju arah Jakarta.

Selasa, 25 April 2023 – 08:31 WIB

VIVA Nasional – Puncak arus balik gelombang pertama diperkirakan akan terjadi pada hari ini, Selasa, 25 April 2023. Hal itu mengingat pada Rabu besok sudah saatnya masuk kerja dan masuk sekolah setelah libur Lebaran. 

Dari pantauan di Gerbang Tol Banyumanik yang merupakan pintu masuk pertama tol di Kota Semarang dari arah Solo dan Surabaya menuju arah Jakarta, arus kendaraan terus mengalir sejak Selasa subuh. Dari data di posko terpadu GT Banyumanik, terhitung sejak pukul 00.00 hingga 06.00 Selasa, 25 April 2023, ada 6.998 kendaraan yang melintas di jalur transaksi GT Banyumanik menuju arah barat atau Jakarta. Itu artinya, ada 1.116 kendaraan per jam yang melintas di gerbang tol ini.

Jumlah Kendaraan Meningkat Dua Kali Lipat

Dibanding Senin kemarin yang mencatat rata-rata 631 kendaraan per jam, maka jumlah kendaraan yang melintas GT Banyumanik pada hari ini meningkat hampir 2 kali lipat pada kurun waktu yang sama. 

Humas PT Trans Marga Jateng, Dian Saputra mengatakan, memang diprediksi puncak arus balik akan terjadi pada hari ini atau tanggal 25 April. 

“Pada Senin itu arus kendaraan di GT Banyumanik meningkat tajam dibanding hari sebelumnya. Kemudian diperkirakan pada Selasa tanggal 25 April ini juga padat mengingat ini adalah batas hari libur resmi, dan pada Rabu sudah masuk sekolah dan masuk kerja,” jelasnya.

Arus kendaraan mengalir ramai di GT Banyumanik Semarang yang menjadi pintu masuk tol menuju arah Jakarta.

Arus kendaraan mengalir ramai di GT Banyumanik Semarang yang menjadi pintu masuk tol menuju arah Jakarta.

Photo :

  • tvOne/Teguh Joko Sutrisno.

Halaman Selanjutnya

Hingga saat ini, di ruas tol Semarang – Solo belum diberlakukan one way lokal pada arus balik. Sementara pada arus mudik sempat diterapkan one way lokal hingga GT Bawen. Menurut Dian, kebijakan one way menjadi diskresi kepolisian, dan pengelola tol akan melaksanakan semaksimal mungkin jika nantinya diterapkan one way.

img_title

Sumber: www.viva.co.id