Richard Eliezer Divonis 1,5 Tahun, Jefri: Kejujuran Masih Dihargai Peradilan

Vonis Bharada E, Richard Eliezer

Rabu, 15 Februari 2023 – 20:22 WIB

VIVA Nasional – Putusan majelis hakim yang memvonis terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E dengan 1,5 tahun penjara diapresiasi. Bharada E merupakan salah satu terdakwa dalam kasus pembunuhan berencana Novriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Apresiasi salah satunya disampaikan Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Jefri Gultom. Menurut dia, vonis tersebut memperlihatkan hati nurani dan keyakinan majelis hakim yang diketuai Wahyu Iman Santoso.

“Yang Mulia majelis pasti melihat bahwa kami sesama generasi muda ini sangat perlu dibimbing dengan baik oleh generasi pendahulu, tidak ikut ‘dihabisi’ atas kesalahan yang dia tidak kehendaki,” kata Jefri, dalam keterangannya, Rabu, 15 Februari 2023.

Bagi dia, majelis hakim PN Jaksel berhasil menghadirkan keadilan restoratif atau restorative justice (RJ) yang biasanya digunakan penyidik Polri maupun Penuntut Umum Kejaksaan. Pun, dia bilang penyidik dan penuntut umum sukses membuka terang peristiwa tersebut. 

“Namun disayangkan, kenapa Kejaksaan menuntut Icad dimana seolah-olah Icad ikut mengkehendaki kematian Josua. Terima kasih kepada majelis yang meluruskan kekeliruan Kejaksaan terhadap Icad,” tuturnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan, vonis terhadap Bharada  bisa jadi yurisprudensi atas perkara lain. Dengan demikian, menurutnya aktor kejahatan bisa diungkap melalui orang-orang yang dipaksa dan ditekan untuk melakukan kejahatan.

Halaman Selanjutnya

Menurutnya, dengan vonis tersebut, Bharada E diibaratkan jadi korban legenda yang hidup dari kejahatan senior pendahulu.

img_title

Sumber: www.viva.co.id