Richard Eliezer Harus Legowo Dipecat Polri, Bisa Jadi Preseden Buruk

Vonis Bharada E, Richard Eliezer

Kamis, 16 Februari 2023 – 14:37 WIB

VIVA Nasional – Peneliti Kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto mengatakan Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada Richard harus legowo jika dipecat tidak dengan hormat (PTDH) sebagai Anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Menurut dia, jika Bharada Richard tidak dipecat sebagai Anggota Polri karena dihukum 1 tahun 6 bulan penjara terbukti dan bersalah melakukan pembunuhan berencana secara bersama-sama, tentu akan mencoreng nama instituti Polri.

“Eliezer memang harus legowo dipecat dari Polri. Bila Eliezer tidak di-PTDH, justru akan menjadi preseden buruk bahwa personel pelaku tindak pidana bisa diterima sebagai anggota Polri dengan alasan sekedar menerima perintah atasan,” kata Bambang saat dihubungi wartawan pada Kamis, 16 Februari 2023.

Menurut dia, kalau merujuk Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2003 tentang pemberhentian anggota Polri. Bahwa, peluang kembali jadi anggota Polri maupun PNS Polri untuk seorang anggota yang sudah divonis pidana itu sudah tertutup.

“Sepengetahuan saya dalam tata perundangan, PP tentu lebih tinggi dari Perkap. Kalau Perkap bertentangan dengan PP, otomotis pasal dalam Perkap itu gugur dengan sendirinya. Pasti sidang etik harus segera dilakukan setelah vonis hakim diketok,” jelas dia.

Bharada Richard Eliezer tiba di PN Jakarta Selatan.

Bharada Richard Eliezer tiba di PN Jakarta Selatan.

Photo :

  • VIVA.co.id/ Rahmat Fatahillah Ilham

Yang jadi pertanyaan, kata dia, apakah Polri ingin membangun polisi yang profesional atau tidak. Sebab, kalau taat pada pimpinan untuk melakukan hal yang salah diampuni, artinya permisif pada pelanggaran dan jauh dari semangat membangun polisi profesional.

Halaman Selanjutnya

“Harus dikesampingkan karena bukan dalam situasi perang atau operasi keamanan. Artinya, dalam kondisi normal menjalankan perintah atasan tanpa berpikir pada aturan tetap tak bisa dibenarkan pada anggota Brimob sekalipun,” ucapnya.

img_title

Sumber: www.viva.co.id