Terjerat Utang dan Ditipu Teman, Pria di Mojokerto Mau Jual Ginjal Rp 100 Juta

Ipang Parta Murdiani, warga Mojokerto yang berniat menjual ginjal

Minggu, 14 Mei 2023 – 05:30 WIB

VIVA Nasional – Ipang Parta Murdiani (33 tahun) pusing tujuh keliling karena terjerat utang di sejumlah Kelompok Simpan Pinjam (KSP). Beban pria dua anak warga Desa Banjaragung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, itu kian berat karena diburu penagih beberapa leasing setelah namanya dan istrinya dipakai teman untuk kredit lalu kabur. Ipang pun nekat mau menjual ginjal Rp 100 juta.

Kehidupan Ipang mulanya normal-normal saja. Untuk menghidupi istri dan dua anaknya, dia bekerja di sebuah pabrik sepatu di lingkungan Miji Baru, Kota Mojokerto. Hingga kemudian Pandemi COVID-19 melanda Indonesia yang berdampak pada terjadinya krisis ekonomi. Banyak perusahaan yang melakukan efesiensi, termasuk perusahaan tempat Ipang bekerja. Ia dirumahkan.

Sejak itu Ipang resmi menjadi pengangguran. “Cari kerja di pabrik tapi tidak ada,” katanya kepada wartawan di sebuah warung kopi di Kuwung, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Sabtu, 13 Mei 2023.

Uang tabungan pun ludes dibuat kebutuhan sehari-hari. Satu waktu, istri Ipang meminjam duit Rp 3 juta di sebuah KSP di desanya. Jangka waktunya satu tahun dengan angsuran Rp 75 ribu setiap minggu. Ipang terpaksa mengizinkan karena memang tak ada uang lagi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Di sela itu, Ipang terus berusaha mengais penghasilan. Ia mencoba peruntungan dengan berjualan krupuk, cilok, dan es cincau milik orang lain dengan sistem bagi hasil. Ipang mendapat bagian 30 persen sementara 70 persen untuk pemilik produk jajanan yang dijualkan. Dengan usaha itu Ipang berharap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus membayar angsuran KSP.

Namun, hasil dari berjualan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja. Kadang malah pulang tanpa hasil. “Sehari dapat Rp 20 ribu sampai Rp 30 ribu, kadang tidak dapat sama sekali. Pokoknya hanya bisa buat makan. Ya, mau bagaimana lagi, tidak ada yang bisa dimintai pertolongan,” ungkapnya.

Halaman Selanjutnya

Angsuran baru jalan enam bulan, istri Ipang kembali meminjam duit di KSP yang sama sebesar Rp 4 juta. Angsurannya Rp 100 ribu setiap minggu selama setahun. Sebagian duit pinjaman kedua itu untuk melunasi utang yang pertama, sementara sisanya dibuat untuk kebutuhan sehari-hari.

img_title

Sumber: www.viva.co.id