Warga Curhat Puluhan Tahun Kebanjiran, Wali Kota Surabaya Minta Maaf

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Minggu, 30 April 2023 – 12:02 WIB

VIVA Nasional – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta maaf kepada warga perkampungan Kota Surabaya yang selama puluhan tahun ini merasakan kebanjiran ketika wilayahnya diguyur hujan deras. Ia mengakui sejumlah kawasan perkampungan di Surabaya masih rawan terjadi banjir.

Pria yang akrab disapa Cak Eri itu sudah menginstruksikan jajaran agar merekap wilayah-wilayah mana saja yang rawan terjadi banjir.

“Mana saja yang banjir sudah direkap dan sudah saya sampaikan kepada DPRD juga. Mana yang dikerjakan menggunakan Dakel (Dana Kelurahan) 2023, sisanya Dakel 2024 plus anggaran dari Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM). Jadi, tidak usah membangun yang besar-besar atau aneh-aneh, itu dulu. Kalau itu sudah selesai baru kita fokus yang lainnya,” kata Eri dalam keterangannya, Minggu, 30 April 2023.

Wali Kota Eri mengaku saat ini yang menjadi pekerjaan rumah Pemkot Surabaya adalah kawasan perkampungan yang rawan banjir. Sebab, ia mendapat laporan langsung dari warga bahwa terdapat perkampungan yang sering mengalami banjir sejak puluhan tahun silam.

“Yang menjadi PR sekarang adalah perkampungan, karena ada yang mengirim pesan di WhatsApp saya. Ada warga yang mengatakan kalau dari tahun 1980 banjir terus. Sekarang kami akan mengerjakan yang ada di posisi perkampungan, karena perkampungan ini sudah terjadi puluhan tahun,” ujarnya.

Warga bersepeda motor menerjang banjir di Surabaya

Warga bersepeda motor menerjang banjir di Surabaya

Photo :

  • ANTARA FOTO/Didik Suhartono

Cak Eri menjelaskan jika informasi tersebut diterima dari grup aplikasi WhatsApp Forkom LPMK Surabaya. Di sana turut bergabung para Kepala OPD, camat, lurah, dan RT/RW untuk mengetahui secara langsung persoalan di tingkat masyarakat.

Halaman Selanjutnya

“Banyak terjadi permasalahan itu karena satu wilayah tidak ada tempat resapan air, lalu banyak dibangun rumah. Ini baru zaman saya tersampaikan hal yang seperti itu, ketika mendapatkan informasi dari masyarakat, saya baru tahu semuanya kalau banjir,” kata Cak Eri panggilan lekatnya.

img_title

Sumber: www.viva.co.id